Bram Adrianto
Bram Adrianto (lahir di Yogyakarta, Hindia Belanda, 11 Februari 1942; umur 78 tahun) adalah seorang pemeran Indonesia. Ia juga merupakan anggota teater pimpinan Rendra Karno. Dia memulai debut film pertamanya dalam Gadis di Seberang Djalan (1960).
Karier perfilman
Sebelum terjun ke film pada 1971-1975 Bram bekerja dalam H.A.L (Holland America Line). Selama aktif di film ia juga merupakan anggota teater Wijaya Kesuma pimpinan Rendra Karno. Debut pertama sebagai peran pembantu dalam Gadis di Seberang Djalan (1960) produksi PT. Sarinande Film. Di luar karier filmnya, dia juga aktif sebagai pelukis dan wiraswastawan. Dia menjadi terkenal setelah memerankan Letkol. Untung dalam film dokudrama propaganda Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI (1982). Dia pertama bermain di sinetron dalam Ken Angrok (1976) produksi TVRI. selain itu juga main di sinetron Singgasana Brama Kumbara, Mahkota Mayangkara, Suro Buldog dan Nyai Dasima.
Filmografi
- Pintar-pintar Bodoh (1980) sebagai pemeran
- Membakar Matahari (1981) sebagai pemeran
- Hidup Tanpa Kehormatan (1981) sebagai pemeran
- Cewek Jagoan Beraksi Kembali (1981) sebagai pemeran
- Bodoh-bodoh Mujur (1981) sebagai pemeran
- Perhitungan Terakhir (1982) sebagai pemeran
- Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI (1982) sebagai pemeran utama
- Buaya Putih (1982) sebagai pemeran
- Ken Arok - Ken Dedes (1983) sebagai pemeran pendukung
- Damai Kami Sepanjang Hari (1985) sebagai pemeran
- Pacar Pertama (1986) Sebagai Cast
- Petualangan Cinta Nyi Blorong (1986) sebagai pemeran
- Misteri Rumah Tua (1987) sebagai pemeran pendukung
- Si Gobang (Misteri Satria Bertopeng) (1988) sebagai pemeran
- Tutur Tinular (Pedang Naga Puspa) (1989) sebagai pemeran
- Jago-Jago Bayaran (Si Gobang II) (1989) sebagai pemeran pendukung
- Jaringan Terlarang II (1990) sebagai pemeran
- Cintaku di Way Kambas (1990) sebagai pemeran pendukung
Komentar
Posting Komentar